RSS

Arsip Bulanan: April 2008

Biodata Dani Pedrosa

gambar pedrosa

Nama : Daniel “Dani” Pedrosa Ramal

Tim : Repsol Honda

Kebangsaan : Spanyol

Lahir : Sabadell, 29 September 1985

Tinggi/Berat : 159cm/51Kg

Hobi : Musik, Internet

Karir :

  1. Tim Honda, 125 cc (2001 – 2003)
  2. Tim Honda, 250 cc (2004 – 2005)
  3. Tim Honda, MotoGP (2006 – sekarang)

Penghargaan Selama Ini:

  1. Juara ke-3 Kejuaraan Minibike Spanyol (1997)
  2. Juara ke-1 Minibike Spanyol (1998 )
  3. Juara ke-8 Trophy Piala Movistar Activa Joven (1999)
  4. Juara ke-4 Kejuaraan GP 125 Spanyol (2000)
  5. Juara ke-8 Kejuaraan Dunia GP 125 (2001)
  6. Juara ke-3 Kejuaraan Dunia GP 125 (2002)
  7. Juara Dunia 125 cc (2003)
  8. Juara Dunia 250 cc (2004)
  9. Juara Dunia 250 cc (2005)
  10. Juara ke-5 Kejuaraan Dunia MotoGP (2006)
  11. Juara ke-2 Kejuaraan Dunia MotoGP (2007)
 
149 Comments

Posted by pada April 29, 2008 in Dani Pedrosa

 

Ajari Aku

Ajari aku arti sebuah kesempurnaan

Yang selama ini kau banggakan

Yang senantiasa ada di dirimu

Yang membuatmu bercahaya

Ajari aku sebuah kasih sayang

Yang tak pernah aku punya

Yang selalu menyelimutimu

Yang selalu kau berikan pada mereka

Yang selalu kau junjung tinggi

Ajari aku kebahagiaan

Yang selalu ada di hidupmu

Yang membuatmu tertawa riang

Yang membuatku selalu iri

Yang membuat mereka mencintamu

Ajari aku sebuah cinta

Yang membuat mereka berkorban

Yang membuat jantungku berdegup

Yang memberi nafas kehidupan

Yang membuat hidupku penuh arti

Yang membuatku menjadi sempurna

Yang membuatku penuh kasih

Yang membuatku bahagia

 
Leave a comment

Posted by pada April 26, 2008 in Puisi

 

Bayang Diriku

Aku lihat bayangku memantul di danau nan bening

Kulihat wajahku yang tak lagi berseri

Awan mendung datang mengiring

Angin kencang berhembus, dan hujan mulai turun

Kubiarkan tubuhku tergeletak

Tergolek di antara rerumputan

Ditemani ratusan bunga lili

Yang seolah menari di atas kepedihanku

Dingin merasuk, menikam tubuhku

Aku seolah terpaku tak bergerak

Ketakutanku akan kesepian memuncak

Hingga aku tak tahu lagi harus berbuat apa

Kucoba buka mataku perlahan

Aku gerakkan bola mataku

Aku lihat langit di atas sana

Entah kenapa awan tak jua hilang

Mungkinkah ia tahu segalap apa mendungnya hatiku?

Entah kenapa angin tak jua berhenti berhembus

Mungkinkah ia ikut merasa sekacau apa hatiku ini?

Entah kenapa hujan tak jua reda

Mungkinkah ia turut menangis

Merasakan duka yang aku rasa saat ini?

Tiba-tiba aku merasa kuat

Aku berdiri, tegak, berjalan, dan melangkah

Lalu aku ambruk, aku terbaring, terpejam

Oh! Sesak! Sesak dadaku!

Aku serasa terhimpit ribuan gunung

Dan tak dapat lagi aku bangun

Karena aku telah menyatu

Dengan bayangku di danau ini

 
Leave a comment

Posted by pada April 26, 2008 in Puisi

 

Sungguh Aku

Sungguh aku berharap bisa mengertimu

Agar aku dapat merasa

Setiap gejolak jiwa yang kau rasa

Sungguh aku berharap bisa

Jadi seorang yang kau hargai

Tak cuma dicintai

Tak cuma disayangi

Yang aku ingin hanyalah

Bias berdekatan denganmu

Dan melihat dekat paras wajahmu

Yang membuat jantungku berdetak

Yang membuatku ingin milikimu

Sungguh aku ingin memilikimu

Menjadikanmu cintaku

Menjadikanmu kebahagiaanku

Membuat nyawaku hanya untukmu

Sungguh aku hanya ingin

Bahagiakanmu dengan cintaku

Dengan seluruh rasa yang aku punya

Aku tak tahu bagaimana mengartikan rasa ini

Aku tak tahu bagaimana membuat hatiku mengerti

Bahwa kau bukan milikku

Dan aku tak tahu bagaimana

Membuat jiwaku mampu bertahan tanpa dirimu

Sungguh aku tak tahu

Sampai kapan aku pendam rasa ini

Dan aku tak pernah tahu

Apakah kamu merasa seperti layaknya aku rasa

Dan sungguh aku menyesal

Karena aku tak pernah bisa mengungkap rasa ini

 
2 Comments

Posted by pada April 26, 2008 in Puisi

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.