Harry Potter and The Deathly Hallows

Harry Potter and The Deathly Hallows

MASA pembalasan Harry Potter terhadap Lord Voldemort, tiba sudah. Bersama pasukan laskar Dumbledore atau Orde Phoenix, Harry berusaha mengakhiri kejahatan Voldemor.

Setelah kematian Albus Dumbledore, Harry merasa amat kehilangan. Ia begitu kehilangan orang yang paling dicintai dan paling dipercayainya di Hogwarts. Tak ingin larut dalam kesedihan, Harry memulai lagi semangatnya menghabisi Voldemort demi mewujudkan impian Dumbledore, yaitu kehidupan yang lebih baik.

Kementrian dan Hogwarts kini telah diduduki dan dikuasai Voldemort. Otomatis, setiap langkah Harry semakin sulit. Sedikit saja ia melangkah, Pelahap Maut utusan Voldemort siap menghabisi teman-teman Harry dan membawa Harry ke Voldemort.

Di seri ketujuh dari rangkaian buku Harry Potter bertajuk Harry Potter and The Deathly Hallows ini, sisi lain mengenai Albus Dumbledore terkuak. Seperti keluarga Dumbledore dan adiknya yang memiliki kelainan jiwa yang diduga tewas karena perbuatan Dumbledore.

Harry yang berjuang melanjutkan perjuangan Dumbledore dan percaya penuh pada Dumbledore sebagai sosok yang baik, sedikit goyah. Apalagi saat ia mendapatkan sebuah biografi Dumbledore yang ditulis Rita Skeeter. Biografi itu berisi kehidupan dan kebohongan Dumbledore.

Sementara itu, Harry yang kini telah berusia tujuh belas tahun tak lagi mendapat perlindungan demi menghindar dari buruan para Pelahap Maut dan utusan Dumbledore lainnya. Harry bersama dua sahabatnya Hermione dan Ron hidup berpindah-pindah.

Selain untuk bersembunyi, mereka berpindah-pindah sekaligus mencari dua benda lainnya selain Jubah Gaib, salah satunya tongkat sihir Elder. Satu-satunya alat yang bisa menghabisi nyawa Voldemort.

Lantas, bagaimana aksi Harry Potter. Mampukah ia melawan Voldemort secara berhadapan seperti yang ia inginkan, sendiri dan tanpa bantuan siapapun.

Lantas, seperti rumor yang beredar bahwa si penulis, JK Rowling “membunuh” teman Harry, yaitu Hermione atau Ron, benar-benar terjadi di seri ketujuh tentang penyihir ini?

Selain itu, ada yang mengejutkan di seri ketujuh ini. Pada akhir cerita, Harry Potter memiliki keluarga. Ia menikah dan mempunyai anak. Penasaran siap wanita beruntung itu?

Temukan jawabannya di buku seri ketujuh atau seri terakhir dari petualangan Harry Potter, Harry Potter and The Deathly Hallows.

Judul : Harry Potter and The Deathly Hallows
Oleh : J.K. Rowling
Isi : 1008 halaman
Ukuran : 20 cm
Cetakan : I, 2008
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
ISBN-10 : 979-22-3348-2
ISBN-13 : 978-979-22-3348-3

di copy paste dari okezone.com 

Categories: Uncategorized | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Harry Potter and The Deathly Hallows

  1. blogipa3

    hohoho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: