Tentang Hati, Cinta, dan Komitmen

Hati, memang susah ditebak yahh.. kadang bisa bikin kita merasa melayang jauh di awang-awang. Namun terkadang bisa bikin sakit sesakit-sakitnya seperti dihempas dari puncak gedung tertinggi.

Mungkin kata “jatuh cinta” memang tepat untuk menggambarkan isi hati. Perasaan yang timbul antara seorang pria dan wanita, yang lumrah terjadi dari berbagai kalangan masyarakat. Entah itu kaya, miskin, tua, muda, kakek-kakek, nenek-nenek, semua berpotensi diserang VMJ (Virus Merah Jambu) ini.

Aku sendiri menguraikan filosofi “jatuh cinta” ini seperti bolu isi cabe. Nikmat dilihat, nikmat dirasa pada gigitan pertama, tapi membunuh pada gigitan terakhir.. sadis!

Cinta memang membuat hati melambung tinggi, berbunga-bunga, dan sensasi getar-getar aneh pada denyut nadi. Cinta sanggup membuat seseorang sembuh dari sakitnya, merubah seorang penjahat menjadi seorang muallaf. Karena cinta mampu merubah isi hati seseorang. Cinta mampu menghangatkan hati yang beku, bisa membangunkan hati yang tertidur, cinta yang dapat membasuh luka, membawa kebahagiaan dan keikhlasan, menerima apa adanya, dan masih banyak lagi. Cinta memang indah…

Tapi cinta juga bisa membuat hati terjatuh.. cinta mampu membuat hati tercabik-cabik, pecah berantakan hingga menyisakan serpihan-serpihan kecil. Cinta mampu meracuni pikiran setiap orang, cinta membuat Romeo rela mati untuk Juliet. Cinta tak selamanya indah. Terkadang butuh usaha yang sangat keras demi mendapatkan cinta dari seseorang. Usaha keras, penuh pengorbanan, jatuh bangun, hujan badai, semua telah dilewati tapi pada akhirnya cinta menolaknya. Cinta membuat semua pengorbanan itu sia-sia. Cinta membuat jatuh, dan jatuh itu sakit. Sakit hati, yaa sakit hati..

Apakah kamu pernah merasa sakit hati? Perasaan yang sangat kompleks melebihi apapun. Cemburu, dihina, dikhianati, dibohongi, bla bla bla.. rasanya, jantung ini serasa diremas-remas, sesak dan secara reflex membuat air mata mengalir. Sakit hati timbul karena cinta. Cinta kita kepada sesuatu maupun seseorang yang tak tersampaikan atau bahkan tak terbalas menjadi salah satu pemicunya. Ada pepatah mengatakan “Jika tak mau sakit hati maka jangan pernah main hati”.

Kesetiaan, keikhlasan, ketulusan, menerima apa adanya, saling mengkoreksi kesalahan, itulah makna cinta yang sebenarnya. Cinta yang tulus dan tak mengharap imbalan apapun. Komitmen yang dibangun di atas cinta, tak akan ada artinya jika tanpa kepercayaan dan usaha. Kepercayaan dan usaha untuk menjaga cinta utuh sampai kapanpun..

“Jika cintamu berbalas, jagalah dia setulus hati. Jagalah hatimu agar tak sakit ketika jatuh..”

Categories: Uncategorized | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Tentang Hati, Cinta, dan Komitmen

  1. rosalina

    hwaaaa ipiiiinnnnnnnnnnnnnnnn😀
    ungkapan isi hatiiiiiiiii😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: