The Story of Us

Empat tahun kita bersama. Ya, empat tahun. Bukan waktu yang lama kan??😀

Entah kenapa aku merasa waktu bersama kalian cepat sekali berlalu :))

Masih ingatkah kalian bagimana kita pertama bertemu?? Di bawah pohon rindang di samping danau. Tempat favorit kita waktu itu. Ingatkah kalian?? Satu per satu dari kita mulai berkenalan, menjalin hubungan yang lebih erat dan akrab.. Ingatkah?

Danau FP

Waktu berlalu begitu cepat ya kawan? Berbagai rangkaian kegiatan kita lalui bersama. Berbagai kota dan daerah telah kita taklukkan bersama. Kuliah, praktikum, organisasi, maen.. yang mana yang paling bikin kalian terkesan? Kalo aku, jujur semua bagian bersama kalian adalah amazing moment.. Bahkan kumpulan folder foto “plesiran” kita pun masih tersimpan rapi :))

folder FOREVER

Hmm, kita yang dijuluki “Rempong”, yang bikin heboh orang sekampus, biangnya gosip, bikin rame dengan kicauan kita, sampai banyak yang negur. Gapapa, yang penting kita BAHAGIA.. Ga ada yang bisa menggantikan moment itu, moment ketika kita tertawa lepas bersama entah karena apa itu. Kadang kita menertawakan hal yang sama sekali TIDAK LUCU -__-

Sering kita berdiskusi, mulai dari hal sepele hingga hal yang benar-benar SERIUS (*ups, emang kita pernah SERIUS?). Eh tapi ini serius, apa yang kita diskusikan selalu hal yang bermutu. Mulai dari maen kemana kita hari ini, makan dimana kita hari ini, jadwal kuliah hari ini apa aja, praktikumnya gimana, ada tugas apa buat besok, sampe diskusi ke hal yang paling penting: GOSIP. Banyak loh korban gosip kita, mulai adek tingkat, kakak tingkat, si A, si B, si C yang pacaran sama si D, sampe diskusi serius tentang Dosen pun ada. Inget kan siapa dosen yang paling sering kita omongin?😀

Hal yang paling konyol adalah ketika kita merayakan ulang tahun salah satu dari kita. Sudah bisa dipastikan, tepung, kopi dan air melayang ke tubuh si empunya. Hadiah ulang tahun terhebat dan tak terlupakan. Ini nih contoh kado ulang tahun tersadis kita. Si tersangka disuruh jalan kaki dari FP ke kos setelah diguyur dan dilempari segala macem. Dibikin malu sepanjang jalan dan sukses menarik perhatian orang banyak.😀 (maaf ya res :p)

Kita akrab. Saking akrabnya kita sampai tahu kebiasaan dari kita masing-masing. Tahu apa yang disukai dan dibenci. Tahu phobia masing-masing (faktanya hanya beberapa yang punya phobia -__-). Tapi kita saling menghargai. Yah, meskipun kadang becandanya kelewatan kalo menyinggung phobia.

Memang kadang kita sering bertengkar, ga munafik memang jika masing-masing dari kita menemukan ketidak cocokan satu sama lain. Tapi justru itu yang membuat kita belajar kan? Belajar menerima teman apa adanya. Belajar mengendalikan emosi dan ego dari masing-masing demi tercapainya sebuah keharmonisan. Proses panjang selama empat tahun inilah yang seharusnya kita jadikan bahan renungan untuk memperbaiki diri kedepannya. Masukan demi masukan oleh “keluarga” selama di perantauan yang membuat kita lebih dewasa, lebih mempelajari arti dinamika kehidupan.

Selama empat tahun banyak sekali cerita yang ingin kutulis, banyak sekali yang sangat berkesan dari kalian. Arti persahabatan, sampai satu-satu dari kita menemukan cinta (*ehem), terjebak dalam masalah yang rumit, canda, tawa, tangis, diskusi. Semua telah kita lewati bersama.

Kini waktu empat tahun telah usai. Kita berada di persimpangan lagi. Waktunya kita berpisah, demi menemukan diri kita yang sesungguhnya. Akhirnya kenangan bersama kalian akan menjadi deja vu jika kita mengingatnya. Perjuangan kita tidak hanya berhenti sampai di sini kawan.. Kita tentunya akan terus belajar menjadi insan yang lebih baik lagi. Menjadi seseorang yang nantinya akan berguna bagi orang-orang di sekitar kita. Iya kan?🙂

Aku tak sabar menanti kita bertemu lagi, dalam kondisi yang utuh, dan tentunya dalam kondisi yang baik. Sampai saat itu tiba, mari berjuang kawan. Saling mendoakan satu sama lain, supaya kita diberi kesehatan, kelancaran, sukses dimanapun kita berada, supaya jalan mana yang nantinya akan kita tempuh diridhoi oleh Allah.. Aaamin

Sekeping rinduku untuk kalian, semoga tulisan ini membuat kalian kangen KITA, dan kangen SOLO.

…Salam hangat peluk ciumku untuk kalian…

Categories: opini | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: