Sedikit Renungan untuk Kita Semua

Berapa tahun Anda hidup sekarang? Berapa tahun waktu terbuang percuma hanya untuk hal-hal yang sama sekali tidak penting? Pernahkah anada hanya sekedar mengingat kebodohan-kebodohan di masa lalu yang akhirnya menimbulkan penyesalan?

 

Ya, saat ini saya sedang mencoba mengingat itu semua.

 

Hidup itu rumit, kompleks, tapi bisa jadi sesuatu hal yang sederhana. Sejak dari kita lahir bertahun-tahun yang lalu, tumbuh besar, anak-anak, remaja, dewasa, semua melalui proses yang tidak singkat. Ada canda tawa tangis dan duka. Hidup itu tak selamanya mudah. Tapi juga tak selamanya jatuh.

 

Setiap orang pasti pernah merasa benar-benar down ketika menghadapi masalah. Ada kalanya masalah yang menghadang terasa berat untuk dihadapi. Menangis. Melegakan tapi tidak menyelesaikan. Manusia memang perlu menangis. Ketika dirasa perlu, menangislah, maka itu akan melegakan hatimu. Tapi ingat. Masalah datang bukan untuk ditangisi. Masalah datang untuk dihadapi, untuk melihat dan menguji seberapa kuatkah kita ditempa dalam masalah itu.

 

Masalah datang juga bukan tanpa sebab. Akan banyak hikmah yang mampu dipetik dari masalah itu. Kadang justru belajar dari masalah itu lah yang mampu mendewasakan. Dewasa bukan dilihat dari umur, akan tetapi dari pola pikir. Semakin berkembang pola pikir seseorang, akan semakin dewasa pula dirinya.

 

Jika masalah datang, jangan mengeluh. Hadapi. Atur strategi agar tidak menyesal di kemudian hari. Ambil keputusan yang terbaik, yang telah dipikirkan masak-masak baik buruknya. Jika merasa takut, ingatlah manusia masih punya TUHAN. Percayakan jalanmu pada-Nya, berserahlah, mohon  restu pada-Nya untuk membimbingmu keluar dari masalah itu, maka akan dimudahkan jalanmu.

 

Masalah itu datang bukan untuk disesali. Kadang kita merasa menyesal karena telah mengambil keputusan yang salah. Percayalah, keputusan yang salah itu akan menjadi keputusan yang tepat ketika kita mampu mencari jalan lain. Think of the different ways! Tak selamanya hal yang buruk itu akan menjadi lebih buruk. Hal yang buruk pun akan menjadi hal yang baik jika tepat penanganannya.

 

Menyesali sesuatu hanya akan menambah daftar kesedihan. Kuncinya, hadapi sesuatu dengan berani, penuh semangat, optimisme, dan berserahlah pada Tuhanmu.

Categories: opini | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: